Sebelum kita belajar lebih jauh, kita harus mengecek dahulu konfigurasi IP Address Server, benar ataukah ada kesalahan. Atau jika ada settingan yang ingin kita ubah, semisal ingin mengubah IP server atau ETH yang kita pakai. Berikut caranya:
1. Ubah settingannya yang terletak di "/etc/network/interfaces. Caranya dengan mengetik perintah "nano /etc/network/interfaces". Maka akan muncul script seperti dibawah:
Alternative auto
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
dns-nameservers 192.168.1.1
dns-search smkn7smg.sch.id
Simpan dengan menekan Ctrl + X laluY, dan tekan Enter. allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
dns-nameservers 192.168.1.1
dns-search smkn7smg.sch.id
2. Kemudian restart networkingnya dengan perintah "/etc/init.d/networking restart".
Tulisan eth0 menunjukkan kita sedang mengkonfigurasi ethernet 0 (eth0).
Tapi perlu kita perhatikan, jika kita mengubah settingan pada dns-search, maka kita perlu mereboot debian. Bukan hanya restart paketnya saja. Jika tidak, kadang akan berpengaruh pada setting DNS dan masalah ini sering terjadi di lapangan.
muhammadtaufik.com



0 komentar:
Posting Komentar